Jumat, 10 April 2015

CAMPING DI GUNUNG API PURBA NGLANGGERAN

CAMPING DI GUNUNG API PURBA NGLANGGERAN




       Gunung Nglanggeran terletak di kawasan Baturagung di bagian utara Kabupaten Gunungkidul dengan ketinggian antara 200-700 mdpl, tepatnya di desa Nglanggeran Kecamatan Patuk. Kawasan ini merupakan kawasan yang litologinya disusun oleh material vulkanik tua dan bentang alamnya memiliki keindahan dan secara geologi sangat unik dan bernilai ilmiah tinggi. Tak heran, kawasan ini kemudian dijagokan sebagai taman bumi atau Geopark. Bahkan saat perwakilan UNESCO berkunjung ke Nglanggeran 2010 silam, mereka mengakui potensi kawasan ini sebagai Geopark, karena mempunyai nilai ekologi dan warisan budaya (cultural heritages) dan berfungsi sebagai daerah konservasi, edukasi dan sustainable development.


Menuju Lokasi

Lokasi Gunung Purba Nglanggeran bisa ditempuh melalui tiga arah.
>>Pertama, dari Prambanan melalui rute Pasar Prambanan, Piyungan, Bukit Bintang Patuk, Radio GCD FM. Kemudian belok kiri kira-kira 7 KM menuju arah Desa Ngoro-oro dimana berlokasi berdirinya aneka antene stasiun-stasiun transmisi. Lalu menuju arah ke Nglanggeran. Persisnya berhenti di Pendopo Joglo Kalisong alias Gunung Nglanggeran. Jarak tempuh kira-kira 20 km dari Prambanan.

>>Kedua, dari arah Wonosari melalui rute Bunderan Sambipitu, lalu ambil kanan arah ke dusun Bobung –pusat kerajinan topeng—dan kemudian menuju Desa Nglanggeran. Jarak tempuh sekitar 20 km dari Kota Wonosari. nanti harus jeli melihat penunjuk jalan agar tidak kesasar hehe,nanti sudah banyak petunjuk jalan menuju gunung api purba.

>>Ketiga, dari arah Utara melalui rute Pertigaan Bendogantungan di Klaten menuju arah Selatan melalui RS Jiwa Koloni Soedjarwadi, Pasar dan Kecamatan/Tugu Wedi, Pesu, Mawen, Teluk, Jogoprayan, Tumpang, Sampang dan kemudian naik menanjak menuju Kawasan Baturagung. Jarak tempuh kira-kira 20 km dari Bendogantungan.


Akses menuju lokasi boleh dibilang prima. Kondisi jalanan beraspal hotmix, sekalipun harus ekstra waspada karena ada tanjakan tajam selepas Sampang. Mobil sedan bisa melalui kedua akses ini tanpa banyak hambatan, namun bus besar tidak mungkin karena badan jalan boleh dibilang tidak memadai terutama kalau harus melalui tikungan tajam. Sepeda motor adalah wahana transportasi yang paling enak menyusuri jalanan di kawasan perbukitan kapur dan karst ini.

   Di Gunung Api purba nglanggeran ini terdapat 2 tempat yang dijadikan sebagai camping ground. Yang pertama letaknya dibawah dan sudah dilengkapi dengan fasilitas toilet dan listrik. Namun untuk menggunakanya harus membayar biaya tambahan dan booking terlebih dahulu. Kami memilih camping ground yang kedua yaitu persis dibawah puncak. Tempatnya lumayan luas, dan dikelilingi batu-batu besar sehingga aman dari sapuan angin. Tiket masuk gunung api purba Nglanggeran adalah 7 ribu untuk malam hari dan 5 ribu untuk siang hari dan parkir 2 ribu.



   Saat itu tanggal  4 sore saya dan teman teman kerja menuju kesana, saat itu memang kesorean sehingga menuju puncak sudah maghrib. Tapi saat malam tiba itulah yang akan membuat berdecak kagum karena dari atas kita dapat melihat kota jogjakarta pada malam hari dan sangat indah karena kerlap kerlip lampu kota seperti bintang. kita mendaki sekitar kurang lebih 2 jam sampai sekitar setengan 8 sampai atas dan kita langsung mendirikan tenda dan masak.


    Pagi hari kita bangun dan bergegas ke atas puncak gunung untuk menyaksikan sun rice dan tentunya gumpalan kabut yg masih menutupi kawasan sekitar gunung sehingga membentuk seperti gumpalan awan yang sangat indah dan terlihat kita seperti diatas awan.sekitar jam 07.00 karena sudah panas kita turun dan siap-siap berkemas. Sangat seru sekali apalagi bersama teman-teman akan menambah suasana keakraban semakin spesial.



                             






    Selamat berpetualang GUYS,...

2 komentar: