Selasa, 14 April 2015

WISATA KEDUNG TOLOK IMOGIRI

WISATA KEDUNG TOLOK IMOGIRI



Ternyata di Imogiri juga ada air terjun lohh. Air terjun ini bertingkat namanya  "Kedung Tolok" yang terletak di Dusun Kajor Kulon/Siluk 1, Seopamioro, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Air terjun ini masih dibilang masih tempat wisata baru sehingga masih sangat asri,sejuk dan tenang. Kawasan wisata ini resmi dibuka hari minggu kemarin tanggal 12 april 2015 dan sudah saat ini baru dilengkapi tempat duduk dan tempat untuk ganti baju yang sederhana. Disini juga sudah disediakan pelampung dari ban jika ada yang ingin berenang karena kedungnya sendiri tinggi nya sekitar 1,5 m. Dan sudah ada yang jualan makanan ringan maupun minuman. Selain itu penduduk sini juga sangat ramah dan bersahaja,mereka tidak segan menyapa,tersenyum dan bertegur sapa kepada pengunjung yang datang


Add caption

Untuk kontribusinya sendiri atau tiket masuk gratis kok hanya biaya parkir motor saja Rp 2000.
dan untuk sewa pelampung ban Rp 2000. Air terjun ini merupakan air terjun bertingkat jadi kita dapat naik ke atas untuk melihat air terjun lainnya,ada grojogan tolok,kedung cemplung,kedung gupet,kedung dowo,dan kedung kempul.



Untuk menuju lokasti ini cukup mudah kok yaitu bisa lewat jalan Imogiri timur lurus sampai pasar imogiri nanti akan menemui pertigaan yang akan ke arah makam imogiri jika ke kiri,dan ke selopamioro jika ke kanan.


Setelah menemui pertigaan itu kita belok ke kanan dan sekitar 100m akan menemui pertigaan lagi dan ambil jalan ke kiri atau ke selatan lurus ikuti jalan tersebut sampai menemui jembatan siluk .


nanti setelah melewati jembatan itu akan menemui pertigaan lalu pilih jalan yang kiri menuju jalan panggang.



Setelah itu kita akan menemui SD SILUK nanti masih lurus ikuti jalan sampai menemui pertigaan nanti belok ke kanan dan sudah ada petunjuk  untuk menuju ke kedung itu.ikuti jalan tersebut sampai menemui pertigaan lagi dan salah satunya jalan yang sempit,nanti kita belok ke kanan melewati jalan sempit itu.


Masuk gang tersebut hati-hati karena yang di conblok hanya satu jalan saja dan sangat sempit,masuk sekitar 200m nanti sudah kelihatan.








 Ayoooo mencoba wisata baru ini nyesel kalo gak datang hehe,selain itu jangan lupa bawa baju ganti jika nanti mau berendam,berenang atau sekedar mau main air.






Senin, 13 April 2015

JEMBATAN GANTUNG SELOPAMIORO IMOGIRI


 JEMBATAN GANTUNG SELOPAMIORO IMOGIRI

Jembatan Gantung Selopamioro terletak di Pedukuhan Wunut, Kedungmiri, Imogiri, Bantul, Yogyakarta dan biasa disebut dengan Jembatan Gantung Selopamioro. Jembatan ini menghubungkan Desa Selopamioro dan Sriharjo Imogiri Bantul Yogyakarta.
Jembatan ini melintang di atas sungai Oya dengan bukit hijau di kedua ujungnya.
menuju jembatan nanti akan disuguhi pemandangan persawahan hijau terasering dan perbukitan yang berhawa sejuk, di sekitar jembatan juga terdapat beberapa
air terjun yang mengalir dari atas bukit sehingga menambah keindahan alam di Jembatan Gantung Selopamioro ini.




Jembatan gantung Imogiri ini menghubungkan Desa Selopamioro dan Sriharjo Imogiri Bantul yang melintas di atas Sungai Oya.
Sebelum sampai di Jembatan Gantung, disepanjang jalan kita dimanjakan oleh pemandangan pegunungan,
sawah yang membentang dan suasana pedesaan yang masih asri



Rute ke Jembatan Gantung : Jalan Imogiri Timur dari arah Terminal Giwangan - jalan Imogiri- Pasar Imogiri - pertigaan ambil arah kanan - Seratus meter dari pertigaan belok kiri atau arah selatan - Lurus terus hingga menemui pertigaan yang ada plang menuj desa wisata jika lurus menuju ke jembatan siluk jika belok kiri menuju jembatan gantung.lurus ketimur mengikuti sampai mentok pertigaan sompok pilih jalan ke kanan,lurus ikuti jalan nanti akan sampai jembatan gantung.





Lokasinya menarik. Asik buat foto-foto atau sekedar menikmati udara dan juga pemandangan perbukitan nantinya kita dmelihat bukit mangunan disana. di sebelah utara jembatan nantinya juga ada air terjun ,kalau musim hujan biasanya airnya cukup deras. Tapi dimusim hujan biasanya sungai maur terjunnya akan berwarna keruh ,.










Untuk kontribusi sendiri atau tiket gratis kok hanya parkir Rp 2000 tetapi aku berkunjung kemaren minggu tanggal 12 april 2015 bayar Rp 1000 jika mau ke bawah menuju sungai.


Selamat Menikmati Guys,....



Minggu, 12 April 2015

JEMBATAN GANTUNG BAWURAN pleret

JEMBATAN GANTUNG BAWURAN pleret



Jembatan gantung bawuran ini adalah jembatan gantung yang baru di bantul. Jembatan ini  menghubungkan desa bawuran dengan desa gunungkelir pleret bantul. Jembatan ini dibangun untuk mempermudah aktifitas, dengan adanya jembatan ini warga jadi lebih mudah bila mau hilir mudik dari desa bawuran ke gunungkelir begitu pula sebaliknya. 
Jembatan ini juga dikenal dengan jembatan gantung perak atau jembatan perak, karena memang warna jembatan ini berwarna perak. Bagi yang belum tau lokasinya, kalo dari arah utara jl jogja wonosari km 10, perempatan sampakan ke selatan terus kira-kira 8 km sampai di balai desa bawuran, dari balai desa ada belok kiri, kearah barat sekitar 1 km sudah sampai di lokasi jembatan gantung
Kalo dari kota gede atau terminal giwangan langsung saja menuju jl pleret, sampai di pasar pleret ,nanti ada perempatan kantor camat preret, belok ke timur menuju desa gunungkelir nanti melewati SMA 1 PLERET, terus ketimur anti akan menjumpai gapura dusun gunung kelir, setelah menjumpai gapura gunung kelir ada perempatan lalu belok kanan ,nanti akan menjumpai pertigaan lalu belok ke kiri sampai lokasi jembatan gantung. Bagi yang suka jalan-jalan silahkan coba dateng kesini...

Kalau dari jalan imogiri bisa lewat perempatan Jejeran / Man Wonokromo terus lurus ke timur sampai menemui pertigaan,lalu belok ke kiri/ ke utara setelah menemui perempatan pertama belok kanan / ketimur ,menuju desa gunungkelir nanti melewati SMA 1 PLERET, terus ketimur anti akan menjumpai gapura dusun gunung kelir, setelah menjumpai gapura gunung kelir ada perempatan lalu belok kanan ,nanti akan menjumpai pertigaan lalu belok ke kiri sampai lokasi jembatan gantung.







Selamat goes goes hehe




Jumat, 10 April 2015

GOES KE HUTAN PINUS IMOGIRI

GOES KE HUTAN PINUS IMOGIRI




Tidak sulit kok menuju ke sini nanti bisa melewati jalan imogiri timur atau perempatan Terminal Giwangan belok kanan - Pasar Imogiri (ada papan penunjuk ke arah timur menuju Dlingo, jalan menanjak, kemudian Kebun Buah Mangunan). Setelah sampai di tanjakan terakhir maka nanti akan menemui "Plang Hijau/Petunjuk Jalan" menuju "Terong/Patuk" atau "Dlingo/Temuwuh". Kalau mau menuju "Kebun Buah Mangunan" belok ke kanan menuju "Dlingo/Temuwuh", untuk menuju "Hutan Pinus", jalan terus menuju arah "Terong/Patuk". nanti kita akan akan menuju jalan menanjak ikuti jalan tersebut dan hutan pinus ada di kanan jalan.



 Tidak ada retribusi untuk masuk ke Hutan Pinus ini, cukup membayar biaya parkir kendaraan saja. Tarif parkir sepeda motor Rp 3.000,- dan tarif parkir mobil Rp 10.000,-. Hutan Pinus ini tidak begitu luas namun sangat layak dijadikan tempat tujuan wisata. Ada juga yang menjadikan Hutan Pinus ini sebagai lokasi foto pre-wedding,hunting,dan seru seruan.




Ayok Traveling ke sini ^_^




GOES TO KEBUN BUAH MANGUNAN IMOGIRI

GOES TO KEBUN BUAH MANGUNAN IMOGIRI


    Kebun buah Mangunan terletak di ketinggian 1000 meter diatas permukaan laut di gugusan pegunungan Imogiri, tepatnya di Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Lokasi ini berjarak sekitar 15 km dari ibukota Kabupaten Bantul, dan 35 km dari pusat Kota Yogyakarta.



       Dari Jalan Imogiri Timur (perempatan terminal Giwangan).
ikuti saja jalan imogiri timur sampai pojok, sampai di pasar imogiri baru, ambil arah kiri menuju Makam Imogiri . terus ikuti jalan, sebelum sampai ke makam imogiri, belok kanan. ada plakat ‘Menuju Dlingo’…ikuti jalan itu terus, setelah berkelok-kelok, tanjakan, pemandangan yang indah, terus ikut sampai ada plakat ‘menuju mangunan’, atau tanya-tanya daerah situ, nanti ditunjukin taman buah mangunan itu dimana…

        Harga tiket masuk kawasan wisata, hanya Rp. 5.000 untuk satu orang pengunjung dan satu kali masuk kawasan obyek wisata. Terdapat beberapa fasilitas di Kebun Buah Mangunan seperti pendopo, gazebo, joglo, mushola, aula, dan area bermain anak di samping danau.
Di bagian bawah, terdapat danau yang di sampingnya ada tempat bermain anak. Juga ada pendopo yang bisa digunakan untuk menginap. Di bagian atas terdapat pemandangan yang sangat indah dan sangat wajib untuk dilihat. Pemandangan yang dihasilkan oleh lekukan Kali Oyo(Sungai Oyo) yang berhulu di pantai Parangtritis. Sungai yang warnanya dapat membius mata. Perpaduan warna hijau dan putih membuat banyak orang terpesona. Kawasan ini memiliki udara yang sejuk yang dapat membuat kita betah berlama-lama.

         Bagian atas dapat dijangkau mengunakan kendaraan beroda duan dan empat. Rute tang dapat diambil untuk mencapai kawasan atas yaitu dimulai dari tempat pembelian karcis kemudian ikuti papan petunjuk arah yang bertuliskan ke puncak. Kurang lebih terdapat tiga papan petunjuk arah. Tidak sulit untuk mencapai puncak bukit. Rute perjalanan ke puncak akan melewati jalan berbatu yang naik. Dan di bagian atas terdapat tempat joglo, aula, kamar mandi, dan gazebo. Juga terdapat penjual minuman dan makanan disana jadi jangan kawatir akan kehausan atau kelaparan. 







    Selamat Berkunjung ^_^

CAMPING DI GUNUNG API PURBA NGLANGGERAN

CAMPING DI GUNUNG API PURBA NGLANGGERAN




       Gunung Nglanggeran terletak di kawasan Baturagung di bagian utara Kabupaten Gunungkidul dengan ketinggian antara 200-700 mdpl, tepatnya di desa Nglanggeran Kecamatan Patuk. Kawasan ini merupakan kawasan yang litologinya disusun oleh material vulkanik tua dan bentang alamnya memiliki keindahan dan secara geologi sangat unik dan bernilai ilmiah tinggi. Tak heran, kawasan ini kemudian dijagokan sebagai taman bumi atau Geopark. Bahkan saat perwakilan UNESCO berkunjung ke Nglanggeran 2010 silam, mereka mengakui potensi kawasan ini sebagai Geopark, karena mempunyai nilai ekologi dan warisan budaya (cultural heritages) dan berfungsi sebagai daerah konservasi, edukasi dan sustainable development.


Menuju Lokasi

Lokasi Gunung Purba Nglanggeran bisa ditempuh melalui tiga arah.
>>Pertama, dari Prambanan melalui rute Pasar Prambanan, Piyungan, Bukit Bintang Patuk, Radio GCD FM. Kemudian belok kiri kira-kira 7 KM menuju arah Desa Ngoro-oro dimana berlokasi berdirinya aneka antene stasiun-stasiun transmisi. Lalu menuju arah ke Nglanggeran. Persisnya berhenti di Pendopo Joglo Kalisong alias Gunung Nglanggeran. Jarak tempuh kira-kira 20 km dari Prambanan.

>>Kedua, dari arah Wonosari melalui rute Bunderan Sambipitu, lalu ambil kanan arah ke dusun Bobung –pusat kerajinan topeng—dan kemudian menuju Desa Nglanggeran. Jarak tempuh sekitar 20 km dari Kota Wonosari. nanti harus jeli melihat penunjuk jalan agar tidak kesasar hehe,nanti sudah banyak petunjuk jalan menuju gunung api purba.

>>Ketiga, dari arah Utara melalui rute Pertigaan Bendogantungan di Klaten menuju arah Selatan melalui RS Jiwa Koloni Soedjarwadi, Pasar dan Kecamatan/Tugu Wedi, Pesu, Mawen, Teluk, Jogoprayan, Tumpang, Sampang dan kemudian naik menanjak menuju Kawasan Baturagung. Jarak tempuh kira-kira 20 km dari Bendogantungan.


Akses menuju lokasi boleh dibilang prima. Kondisi jalanan beraspal hotmix, sekalipun harus ekstra waspada karena ada tanjakan tajam selepas Sampang. Mobil sedan bisa melalui kedua akses ini tanpa banyak hambatan, namun bus besar tidak mungkin karena badan jalan boleh dibilang tidak memadai terutama kalau harus melalui tikungan tajam. Sepeda motor adalah wahana transportasi yang paling enak menyusuri jalanan di kawasan perbukitan kapur dan karst ini.

   Di Gunung Api purba nglanggeran ini terdapat 2 tempat yang dijadikan sebagai camping ground. Yang pertama letaknya dibawah dan sudah dilengkapi dengan fasilitas toilet dan listrik. Namun untuk menggunakanya harus membayar biaya tambahan dan booking terlebih dahulu. Kami memilih camping ground yang kedua yaitu persis dibawah puncak. Tempatnya lumayan luas, dan dikelilingi batu-batu besar sehingga aman dari sapuan angin. Tiket masuk gunung api purba Nglanggeran adalah 7 ribu untuk malam hari dan 5 ribu untuk siang hari dan parkir 2 ribu.



   Saat itu tanggal  4 sore saya dan teman teman kerja menuju kesana, saat itu memang kesorean sehingga menuju puncak sudah maghrib. Tapi saat malam tiba itulah yang akan membuat berdecak kagum karena dari atas kita dapat melihat kota jogjakarta pada malam hari dan sangat indah karena kerlap kerlip lampu kota seperti bintang. kita mendaki sekitar kurang lebih 2 jam sampai sekitar setengan 8 sampai atas dan kita langsung mendirikan tenda dan masak.


    Pagi hari kita bangun dan bergegas ke atas puncak gunung untuk menyaksikan sun rice dan tentunya gumpalan kabut yg masih menutupi kawasan sekitar gunung sehingga membentuk seperti gumpalan awan yang sangat indah dan terlihat kita seperti diatas awan.sekitar jam 07.00 karena sudah panas kita turun dan siap-siap berkemas. Sangat seru sekali apalagi bersama teman-teman akan menambah suasana keakraban semakin spesial.



                             






    Selamat berpetualang GUYS,...

Kamis, 09 April 2015

Masjid Mataram Kotagedhe




Masjid Mataram Kotagedhe

Masjid yang merupakan salah satu komponen asli Kotagede ini berdiri di selatan kawasan Pasar Kotagede sekarang, tepatnya di kelurahan Jagalan, kecamatan Banguntapan Bantul. Pada halaman luar terdapat bangsal terbuka dan beringin tua yang rindang, sedangkan pada bagian kanan dan kiri jalan terdapat deretan rumah para abdi dalem. Pada ujung jalan berdiri sebuah gapura berbentuk paduraksa dengan atap bersusun tiga dan daun pintu dengan ukiran kayu.

Seluruh bangunan masjid termasuk makam di belakangnya dikelilingi oleh tembok tinggi. Sedangkan di belakang gapura berdiri sebuah rana/kelir, di mana jika ada orang yang hendak memasuki halaman masjid harus belok ke kanan.

Masjid dengan desain arsitektur nusantara ini beratap tumpang bersusun tiga dengan serambi dan parit yang mengelilingi masjid pada tiga sisinya. Dinding ruang utama masjid terbuat dari balok-balok putih yang disusun tanpa spesi. Pada bagian utama masjid, dapat dilihat empat saka guru jati utuh dengan usuk dan reng yang disusun ngruji payung, karena tidak ada plafon yang berfungsi sebagai langit-langit. Di dalam ruang utama terdapat ruang pengimaman/migrab pada dinding sebelah barat dan mimbar kayu berukir.

Di antara ornamen yang tertera adalah ragam geometris, sulur-suluran, bahkan pada kaki mimbar terdapat ornamen berbentuk sepasang binatang yang distilir dengan sempurna sehingga bentuk aslinya tidak dapat dikenali lagi. 


Ke Wisata Kotagede ini dapat dijumpai :
  1. Pasar Kotagede, merupakan pasar tradisional yang ramai bahkan setiap hari pasaran Legi (sistem kalender jawa) akan sangat ramai para pengunjung .
  2. Masjid Kotagede, merupakan Masjid tertua di Yogyakarta, dan berada di komplek makam
  1. Kompleks Makam Pendiri Kerajaan, Jarak dari pasar sekitar 100 m ke arah selatan maka akan dijumpai makam para pendiri kerajaan Mataram Islam
  1. Rumah Tradisional, merupakan rumah tradisional yang masih terawat dan dipakai sepagai rumah tinggal, dari komplek makam sekitar 50 m ke arah selatan
  2. Kedhaton
  3. Reruntuhan Benteng yang dibangun panembahan senopati untuk melindungi baik kota dan kerajaan

Selain itu disebelah utara masjid nanti ada pintu keluar menuju ke utara nah di gang ini banyak bangunan tua yang biasa untuk foto-foto seperti pre wedding,grup,dan lain-lain,salah satu yang favorit yaitu rumah yang dindingnya tanaman hijau,cantik dan sejuk untuk sesi foto.

Untuk menuju gang ini juga bisa tanpa melalui masjid yaitu melalui jalan Mondorakan yang ada di sebelah utara pasar legi,nanti menuju ke barat pelan pelan sampai menemui gang kiri jalan ,nanti sudah terlihat kok tembok tanamannya,dari gang ini nati bisa masuk ke area masjid  dari samping.

ini dia tembok yang paling menarik buat foto,waktu kesana sore hari padahal bukan hari minggu tapi tetap banyak yang dateng buat foto-foto.




Mari datang ke JOGJAKARTA,tak ada yang lebih indah selain KOTA JOGYAKARTA,..